← BeritaRedaksi

Kebijakan editorial

Kebijakan ini mengatur cara Metropolia News memilih topik, memverifikasi klaim, memberi label konten, dan memisahkan laporan dari pemasaran unit. Metropolia News dikelola PT Metropolia Land Indonesia; kebijakan ini bersifat komitmen redaksi di domain brand, bukan sertifikasi dewan pers eksternal.

1. Tujuan dan ruang lingkup

Metropolia News mempublikasikan catatan yang bermanfaat publik tentang pasar hunian sewa, kawasan, regulasi terkait hunian, infrastruktur, dan komunitas di Malang—bukan menyamarkan katalog unit sebagai berita.

Ruang lingkup section: URL di bawah /berita. Panduan investasi, perbandingan produk, kalkulator ROI, dan materi edukasi penjualan tetap di /artikel atau halaman produk. Mencampur keduanya tanpa label merusak kepercayaan pembaca dan melanggar kebijakan ini.

2. Konflik kepentingan (penerbit = pengembang)

PT Metropolia Land Indonesia adalah penerbit Metropolia News dan pengembang proyek MetroPoint. Redaksi mengakui konflik kepentingan struktural tersebut secara terbuka.

Konsekuensinya: (a) konten yang mempromosikan atau melaporkan kegiatan/proyek brand harus berlabel siaran pers / laporan brand; (b) laporan pasar atau kawasan yang tidak berlabel press tetap dilarang memuat soft-sell unit, CTA WhatsApp dominan, atau klaim “pasti laku”; (c) pembaca diarahkan menilai setiap artikel dengan kesadaran bahwa penerbit punya kepentingan komersial di pasar yang diliput.

3. Standar sumber dan verifikasi

Setiap klaim faktual material (angka, kutipan, tanggal, nama lembaga, status regulasi) harus ditopang setidaknya satu dari: observasi lapangan yang dijelaskan metodenya; data sekunder dengan sumber dan tanggal; dokumen atau pengumuman resmi; wawancara on-record; atau atribusi ke liputan media lain yang disebutkan jelas (nama outlet, penulis bila diketahui, tanggal).

Redaksi menolak: mengarang kutipan atau statistik; menyalin penuh atau memparafrase hampir identik artikel media lain tanpa atribusi (dilarang scrap penuh); menjanjikan imbal hasil, okupansi, atau superlatif tanpa data; serta menyamarkan materi brosur sebagai temuan investigasi.

Pada laporan non-press, artikel idealnya menutup dengan blok Sumber dan batasan: apa yang dipakai, apa yang tidak diverifikasi di lapangan, dan bahwa tulisan bukan rekomendasi beli/jual. Pada laporan press, blok Transparansi menjelaskan asal materi organizer dan hubungan brand.

4. Label konten: Laporan vs Siaran pers / laporan brand

Dua kategori utama di /berita:

  • Laporan (is_press_release = false) — sintesis atau liputan dengan sumber yang diatribusikan; boleh membahas pasar di mana brand beroperasi, tetapi tidak boleh menjadi brosur unit. Byline Person wajib.
  • Siaran pers / laporan brand (is_press_release = true) — materi yang bersumber terutama dari kegiatan, pengumuman, atau kepentingan Metropolia/MetroPoint. Label harus terlihat di UI dan disclosure dalam tubuh artikel tidak boleh disembunyikan di footnote samar.

5. Byline, waktu terbit, dan pembaruan

Setiap berita menampilkan nama penulis (Person) dan tanggal serta jam terbit dalam zona waktu WIB. Metadata machine-readable memakai ISO-8601 dengan offset +07:00 bila memungkinkan.

Field waktu diperbarui (updatedAt) hanya diubah jika ada perubahan substansial pada isi—bukan sekadar perapian ejaan kosmetik demi kesan “segar” di mesin pencari. Freshen artifisial tanpa substansi dilarang.

6. Yang tidak dipublikasikan di /berita

Topik dan format berikut ditolak di section berita meskipun relevan secara pemasaran:

  • Soft-sell unit (“alasan beli sekarang”, daftar keunggulan Mezzanine/Standar sebagai “berita”).
  • Panduan ROI evergreen, checklist scoring investasi, dan kalkulator—tetap di /artikel atau beranda.
  • Judul yang memuat tanggal atau jam kejadian (waktu hidup di metadata byline, bukan di H1).
  • Penulisan ulang massal media lain atau konten berbayar/paywall yang di-scrap.
  • Klaim okupansi, harga sewa, atau imbal hasil yang tidak bersumber.

7. Iklan, CTA, dan proporsi press

Materi promosi tidak boleh melebihi isi berita di area utama artikel. Tombol atau tautan WhatsApp sales tidak diletakkan sebagai elemen dominan di above-the-fold berita. Tautan internal ke halaman produk atau /artikel diperbolehkan bila diperlukan untuk transparansi atau konteks, tanpa nada desakan penjualan di tengah narasi.

Target internal: proporsi URL /berita berlabel siaran pers / laporan brand ≤ sekitar 30 persen dari arsip terbit. Editor menolak jadwal yang menumpuk press-only demi memenuhi kuota tanpa nilai berita publik.

8. Koreksi dan hak jawab

Kesalahan yang terverifikasi dikoreksi sesuai kebijakan koreksi: email ke redaksi, peninjauan editor, pembaruan isi, dan catatan koreksi pada kesalahan material. Permintaan klarifikasi dari pihak yang diliput diperlakukan serius, tetapi redaksi tidak otomatis menghapus atau mengubah artikel hanya karena ketidaknyamanan reputasi tanpa kesalahan fakta.

9. Peninjauan editor

Alur minimum sebelum terbit: penulis menyusun draf (H1, dek, tubuh, sumber, flag press); editor meninjau soft-sell, fakta, disclosure, dan struktur; baru kemudian status dipublikasikan. Cadence target redaksi adalah keberlanjutan kualitas, bukan mengejar volume dengan mengorbankan verifikasi.